Selasa, 18 November 2014

sahabat


SAHABAT SEJATIKU



Kian lama hidup yang ku jalani

selalu bersama mu sahabat ku

susah sedih senang yang ku rasakan

bersama mu sahabat ku



Sahabat

begitu banyak kenangan yang kita lalui

ke bahagian yang selalu kita rasa bersama

namun musnah dengan sekejap

telah di renggut oleh maut yang tak terduga



Sahabat

kini kau telah pergi meninggalkan ku

meninggalkan semua kenangan kita

menyimpulkan sebuah air mata

yang terjatuh di pipi ku



Sahabat

meski kini kita tak bersama

meski kita telah berbeda kehidupan

namun kita tetap satu dalam hati dan cinta

karena kau sahabat sejati ku



Selamat tinggal sahabat ku

selamat jalan sahabat sejati ku

cinta kasih mu kan selalu satu di hati ku

selamanya. .



SAHABAT SEJATI

“Sebaik baik sahabat disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya” (H.R al-Hakim) 
‘Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati. .’
ALLAH SWT mencipta makhluk di atas muka bumi ini berpasang-pasangan. Begitu juga manusia, tidak akan hidup bersendirian. Kita tidak boleh lari dari berkawan dan menjadi kawan kepada seseorang. Jika ada manusia yang tidak suka berkawan atau melarang orang lain daripada berkawan, dia dianggap ganjil dan tidak memenuhi ciri-ciri sebagai seorang manusia yang normal.
Inilah antara hikmah, kenapa Allah SWT mencipta manusia daripada berbagai bangsa, warna kulit dan bahasa. Firman Allah SWT dalam surah al-Hujurat ayat 13;يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
artinya:
“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”[11]

PERSAHABATAN ITU BAGAIKAN BINTANG DI LANGIT. KENAPA?
* Bintang meskipun berada di ketinggian sana ia tampak bercahaya. .
Maka sahabat sejati itu meski tinggal di tempat yang jauh dari kita ia serasa menerangi hati kita

* Bintang terkadang menghilang sebentar dari langit tapi akan tampak kembali. .
Maka sahabat sejati itu meski kadang hilang dari ingatan kita suatu saat sosoknya akan tetap hadir di kalbu kita. .

* Bintang itu di saat tidak tampak akan kita cari dengan melongok ke langit mengapa tidak muncul dan kapan akan munculnya..
Maka sahabat sejati ketika lama tidak berjumpa akan kita cari dan tanyakan mengapa atau sedang apa karena ada rindu dibaliknya

*Bintang itu tiba-tiba sembunyi ketika awan bergumpal ataupun mendung dan tajamnya kilauan kilat
Maka sahabat sejati itu selalu mengingatkan kita agar dapat menjauhi bahaya. .

*Apabila Bintang di langit kelihatan terang sekali, maka pada malam itu cuaca akan baik, sedangkan bila nampak suram bertanda cuaca kurang baik/buruk
Maka seorang sahabat sejati itu tak pernah berpura-pura kalau sesuatu itu baik akan dia katakan baik sebaliknya kalau jelek juga dia katakan jelek. Kalau suka dia katakan suka kalau nggak suka dia katakan gak suka. Sahabat sejati jujur apa adanya apa adanya. Sehingga dia akan menegur jika langkah kita dirasa langkah kita salah. .

* Bintang itu bersama dengan bintang-bintang lainnya kadang membentuk gugus atau formasi yang tampak begitu indah dan mempesona. .
Maka sahabat sejati bersama kita akan saling menguatkan sehingga hidup akan lebih indah. .








Tidak ada komentar:

Posting Komentar